Senin, 21 April 2008

Mentaliatas Pemenang

Yang membedakan seorang pemenang dan pecundang adalah cara pandang terhadap suatu masalah, kesempatan, peristiwa dan keadaan. Seorang pemenang akan selalu mampu melihat keajaiban positif dari setiap hal tersebut diatas sedangkan seorang pecundang hanya mampu melihat dari sisi negatif saja. Seorang pemenang cenderung lebih sehat, bijak, kreatif, positif, menyenangkan dan berenergi sedangkan seorang pecundang lebih terlihat kebalikannya. Bukan berarti seorang pemenang tidak pernah merasakan kekalahan, ia bahkan sering mengalami kekalahan, tapi kekalahan bagi seseorang yang memiliki mentalitas pemenang bukan dianggap sebagai kegagalan melainkan sebagai peluang untuk lebih baik, kesempatan besar untuk berkarya, bahkan yang lebih ekstrim lagi kegagalan dianggap sebagai prestasi besar yang patut dirayakan sehingga dia tidak menyerah dengan keadaannya dan pada akhirnya dia akan memenangkannya, sedangkan seorang pecundang menganggap kekalahan sebagai kegagalan sehingga dia berhenti berusaha dan mencoba. Termasuk kedalam kategori apakah kita, mentalitas pemenang atau pecundang?

Bagaimana caranya memiliki mental pemenang ? sadarilah hakekat diri, citra diri yang hendak dibentuk dan kemampuan diri yang akan dikembangkan. Mari kita bahas satu persatu:

Pertama hakekat diri merupakan sebuah kodarat ilahi, bawaan lahiriyah seseorang. Banyak diantara kita belum menyadari hakekat diri kita sendiri, sehingga dalam menjalani hidup cenderung asal – asalan, mengalir saja tanpa arah yang jelas. Andai kita semua menyadari hakikat diri kita sendiri yang memang unik dan berbeda satu sama lainnya, maka kemenangan adalah pasti milik kita. Bukankah manusia hakekat umumnya adalah seorang pemenang? Bagaimana tidak, kita semua bisa lahir kedunia ini karena kita sudah memenangkan pergulatan melawan sperma – sperma lain? Dan pada akhirnya kita bisa terlahir… itulah hakekat umum kita sebagai pemenang. Tinggal kita mencari hakekat diri kita yang khusus yang unik dan berbeda itu.

Bagaimana cara menemukan hakekat diri? Yang harus dilakukan pertama – tama dengan membuka hati dan fikiran kita, kita pelajari diri kita sejak lahir hingga sekarang, tuliskan setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, pilah – pilah mana yang berasal dari diri sendiri, dari gabungan dengan lingkungan dan mana yang murni dari lingkungan. Yang murni dari diri sendiri itulah hakekat diri anda seutuhnya dan sisanya adalah pelengkap diri. Tuliskan dalam bentuk peristiwa keberhasilan, kegagalan, latar belakang keluarga, agama, suku, karya yang sudah dihasilkan, bakat, pendidikan, lingkungan tinggal, lingkungan pendidikan, lingkungan lainnya, impian-impian, hubungan dengan diri sendiri, keluarga, saudara dan teman cari korelasi satu sama lainnya . Tuliskan keseluruhan tadi secara detail, memang anda pasti menemukan kendala tapi jangan menyerah dan terus lanjutkan bila perlu sampai berulang kali, hingga anda merasa sudah menemukan hakekat diri anda. Harap diingat masih banyak cara lain untuk menemukan hakekat diri anda, banyaklah bertanya dan mencari referensi lain.

Kedua citra diri merupakan cara pandang, pembentukan karekater, pemahaman situasi, konsep diri, image diri dan penghargaan diri yang akan kita tampilkan kepada diri sendiri dan kepada lingkungan, semakin positif citra diri yang kita tampilkan, maka semakin besar peluang kita untuk mencapai mentalitas pemenang, karena citra diri lebih bersangkutan dengan lingkungan sekitar kita yang memiliki korelasi yang kuat dengan apa yang akan kita peroleh. Bagaimana cara membentuk citra diri yang positif? Yaitu anda harus mampu memandang positif diri anda sendiri dalam segala hal baik kekurangan maupun kelebihan anda, sadari setiap sikap, prilaku dan emosi diri dalam berinteraksi dengan orang lain disekitar anda, jangan sampai sikap, prilaku dan emosi diri anda mencerminkan citra yang negatif tentang anda dan percaya diri lah dalam segala hal serta hindari pertentangan terhadap hal – hal yang tidak penting, jangan terjebak dalam situasi sementara dan andaikata pertentangan diperlukan sikapi secara bijaksana yang tidak merugikan orang lain secara fisik maupun mental.

Ketiga adalah kemampuan yang harus dikembangkan, hal ini akan berkorelasi langsung dengan hakekat diri, setelah anda menemukan hakekat diri anda, tingkatkanlah kemampuan yang memang sesuai dengan hakekat diri anda, jadilah ahli dalam satu bidang namun jadilah luas pengetahuan anda dalam bidang lain. Dengan hal ini pula maka citra diri anda akan dengan sendirinya meningkat. Kemampuan atau skill yang anda kembangkan akan semakin mengukuhkan anda kepada titik dimana “Mentalitas Pemenang” menyatu bersama aliran darah anda, sehingga jika ketiga syarat mentalitas pemenang ini dapat terpenuhi secara maksimal, saya berani jamin bahwa hidup anda akan penuh dengan keberlimpahan kebahagiaan, kesuksesan dan kemenangan. Trima kasih

Cerated by
Ammar M

Tidak ada komentar: