Kita pada akhirnya akan mati, dan sebelum kematian itu datang, maka wajib hukumnya bagi kita untuk terus belajar. Tidak ada manusia yang pintar dan tidak ada manusia yang bodoh, semua saling melengkapi, untuk itu kita harus terus belajar sampai hayat menjemput kita. Saudaraku dengan belajar kita akan memahami betapa luas ilmu-Nya dan betapa bodoh kita, terlepas dari itu dengan semangat terus belajar, maka kehidupan tidak akan sia – sia dan tidak akan hampa, kita tidak akan pernah merasa putus asa.
Betapa indah hidup ini, jika kita menyadari hakikat diri kita dicipta…anda mungkin tidak akan setuju dengan pernyataan ini, mungkin anda berargumen bahwa tidak semua orang seberuntung anda yang memiliki kesempatan untuk belajar, bagimana dengan mereka yang serba keterbatasan??? Ya anda betul, tapi bukankah landasan dari hidup ini adalah keseimbangan, alam sudah menyiapkan wahana tersendiri untuk orang-orang yang anda anggap “tidak beruntung” untuk terus belajar, apa wahana itu? Sebelum saya jawab, anda saya tekankan untuk tidak terpaku pada asumsi sempit yaitu pendidikan formal yang hanya mengajarkan sekian tetes persen saja dari dari lautan ilmu di alam ini. Wahana pendidikan yang saya maksud adalah alam dan seluruh isinya itu sendiri, bukankah itu semua merupakan sumber ilmu? Betapa banyak penemuan ditemukan oleh orang-orang yang anda katakan “tidak beruntung” tersebut? Jadi letaknya bukan pada adil atau tidak, tetapi pada pemahaman akan arti hidup itu sendiri. Memang perdebatan klasik ini tidak akan pernah berakhir, saya harap anda tidak melakukan pembelaan terhadap sesuatu yang tidak akan merubah apa-apa, yang perlu anda lakukan sekarang adalah menerima keadaan anda apa adanya dan terus berjuang kearah yang lebih baik secara maksimal, maka disadari atau tidak lambat laun anda akan tiba ditempat dimana anda merasa bukan lagi sebagai seorang yang “tidak beruntung” melainkan menjadi orang yang “penuh berkah”.
Hanya ilmu yang bisa membuat kita ringan melangkah membawa beban permasalahan, hanya ilmu yang bisa membuat kita tegak berdiri melawan badai penderitaan, dan hanya ilmu pula yang mampu memberikan kebahagiaan yang hakiki. Jangan pernah merasa puas terhadap apa yang anda ketahui, jadilah ahli dibidang anda dan jadilah luas pengetahuan anda.
Halangan apapun tak akan mampu mengehentikan anda, jika saja anda tidak terus menyalahkan kekurangan dan kelemahan diri, lingkungan dan alam, yang perlu anda lakukan hanya mensyukuri setiap tetes berkah dan anugerah yang anda terima dan terus lanjutkan hidup dengan berjuang sekuat tenaga, maka ketika halangan dating ia tidak akan terasa berat, tidak akan pula menghentikan langkah kaki untuk terus berbuat yang terbaik.
Rabu, 09 April 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar